Korupsi dalam Perspektif Filosofi Klasik : Pandangan Socrates, Plato dan Aristoteles Terhadap Perilaku Pejabat Negara di Indonesia
Korupsi telah lama menjadi permasalahan yang mengkhawatirkan di Indonesia. Korupsi tidak hanya terjadi di tingkat pemerintah pusat, tetapi juga di tingkat daerah, sektor swasta, dan lembaga pemerintah daerah. Kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dan proses pengambilan keputusan politik meningkatkan kemungkinan terjadinya korupsi. Dalam budaya nepotisme, pejabat dapat menyalahgunakan kekuasaan atau jabatannya untuk mengutamakan kepentingan keluarga atau kelompok ketika mengambil keputusan atau menggunakan suap untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Pejabat juga sering menggunakan dana publik untuk perjalanan pribadi, fasilitas mewah, dan gaya hidup mewah. Tindakan korupsi ini menimbulkan kerugian besar bagi negara dan masyarakat, merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah, menghambat pembangunan ekonomi, dan memperburuk kesenjangan sosial. Keterkaitan perilaku koruptif dengan pemikiran tiga filsuf seperti Socrates, Plato, dan Aristoteles mem...